Wibowo, M Panji Ariyo (2026) Analisi Variasi Mata Pahat Terhadap Kekerasan Baja AISI 1045 Dengan Menggunakan Mesin Bubut. Sarjana (S1) thesis, Universitas Muhammadiyah Indonesia.
|
Text
PENDAHULUAN.pdf Download (795kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (596kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (271kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (283kB) |
Abstract
Baja AISI 1045 merupakan baja karbon sedang yang banyak digunakan dalam komponen permesinan seperti poros, roda gigi, dan komponen otomotif karena memiliki kekuatan, kemudahan pengerjaan, serta ketersediaan yang baik. Kualitas permukaan hasil pembubutan sangat dipengaruhi oleh parameter pemesinan, terutama laju pemakanan (feed rate) dan jenis pahat yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh laju pemakanan terhadap kekasaran permukaan aktual (Ra) pada proses pembubutan kering (dry turning) baja AISI 1045 menggunakan pahat Carbide Insert dan pahat HSS. Pengujian dilakukan pada mesin bubut Krisbow KW15-486 dengan kecepatan putar spindel 500 rpm, kedalaman potong 0,5 mm, dan variasi laju pemakanan 0,053; 0,143; dan 0,323 mm/rev. Kekasaran permukaan diukur menggunakan Surface Roughness Tester Mitutoyo SJ-210 mengacu pada standar JIS 1994. Hasil pengujian menunjukkan bahwa peningkatan laju pemakanan berbanding lurus dengan peningkatan nilai Ra pada kedua jenis pahat. Pahat Carbide menghasilkan nilai Ra sebesar 1,504 μm; 6,411 μm; dan 8,891 μm, sedangkan pahat HSS menghasilkan nilai Ra sebesar 6,562 μm; 7,720 μm; dan 9,567 μm pada laju pemakanan yang sama. Pahat Carbide terbukti secara konsisten menghasilkan permukaan yang lebih halus dibandingkan pahat HSS pada seluruh variasi pemakanan, terutama karena ketahanan termal dan geometri ujung potong yang lebih presisi. Nilai kekasaran hasil eksperimen juga menunjukkan penyimpangan terhadap nilai teoritis akibat faktor getaran mekanis (chatter), fenomena Built-Up Edge (BUE), dan deformasi plastis material. Kondisi optimal diperoleh pada kombinasi laju pemakanan 0,053 mm/rev dengan pahat Carbide, menghasilkan Ra terkecil sebesar 1,504 μm.
| Item Type: | Thesis (TA, Skripsi, Tesis, Disertasi) (Sarjana (S1)) |
|---|---|
| Contributors/Dosen Pembimbing,NIDN Dosen bisa diakses di LINK https://bit.ly/NIDNdosenunismabekasi: | Contribution Contributors / Dosen Pembimbing NIDN UNSPECIFIED Sadiana, Riri 0428088504 UNSPECIFIED Ekawati, Fatimah Dian 0417068003 |
| Keywords / Kata Kunci: | baja AISI 1045, pembubutan kering, laju pemakanan, kekasaran permukaan, pahat Carbide, pahat HSS |
| Subjects: | Manufaktur |
| Faculty: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin S1 |
| Depositing User: | S.T. M Panji Ariyo Wibowo |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 06:18 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:18 |
| URI: | http://repository.umindonesia.ac.id/id/eprint/10857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
